“Selain itu, pasukan dan sarana Angkatan Laut Angkatan Bersenjata Ukraina menghancurkan sebuah helikopter Ka-27 yang mencoba mendarat di anjungan instalasi pengeboran,” tambahnya.
Target serangan, yakni anjungan lepas pantai Syvash, selama ini diketahui telah dialihfungsikan oleh armada militer Rusia sebagai pos operasi garis depan yang krusial.
“Platform ini digunakan oleh musuh sebagai pos pengamatan, titik relai komunikasi, dan untuk penempatan peralatan perang elektronik dan sistem pertahanan udara jarak pendek untuk mengendalikan UAV serang yang ditujukan untuk menyerang infrastruktur di wilayah Odesa dan Mykolaiv dan menciptakan ancaman terhadap pelayaran sipil,” jelas otoritas Angkatan Laut Ukraina.
Sebagai informasi, Kamov Ka-27 Helix merupakan helikopter andalan unit penerbangan militer Rusia di Laut Hitam untuk mendukung misi angkatan laut, seperti peperangan anti-kapal selam, logistik, pengintaian, hingga operasi pencarian dan penyelamatan.
Baca Juga: Mengenal Su-34 Fullback, “Predator” Supersonik Rusia yang Mendominasi Langit Ukraina
Sistem rotor koaksial yang khas pada armada ini memungkinkannya mendarat di ruang yang sangat terbatas, termasuk di struktur anjungan lepas pantai maritim.
Sejak awal invasi skala penuh Rusia ke Ukraina, sejumlah fasilitas pengeboran energi di Laut Hitam memang telah disita oleh pasukan Rusia dan dipasangi radar serta sistem pertahanan udara guna memperluas cengkeraman militer mereka di rute maritim menuju Krimea.
(FR)
















