Inggris dan Perancis Kerahkan Kapal Perang ke Siprus Usai Serangan Drone di RAF Akrotiri

Inggris dan Perancis Kerahkan Kapal Perang ke Siprus Usai Serangan Drone di RAF Akrotiri. (Dok/ Ist)
Inggris dan Perancis Kerahkan Kapal Perang ke Siprus Usai Serangan Drone di RAF Akrotiri. (Dok/ Ist)

Faktakalbar.id, LONDON – Kementerian Pertahanan Inggris menegaskan bahwa serangan drone yang menargetkan pangkalan Angkatan Udara (RAF) Akrotiri di Siprus tidak diluncurkan dari Iran, meskipun rincian asal serangan tersebut masih belum diungkapkan, Kamis (5/3/2026).

Baca Juga: Ketua DPR AS Mike Johnson Serukan Rakyat Iran Rebut Momentum Kebebasan

Menanggapi serangan yang terjadi pada Senin (2/3/2026), pemerintah Inggris mengumumkan akan mengerahkan kapal perusak pertahanan udara Tipe-45, HMS Dragon, ke wilayah Mediterania timur.

Kapal ini dilengkapi sistem rudal Sea Viper yang mampu meluncurkan delapan rudal dalam waktu kurang dari 10 detik guna memperkuat pertahanan dari ancaman drone.

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, menyatakan komitmen penuhnya terhadap keamanan Siprus dan personel militer yang ditempatkan di sana.

Namun, Menteri Pertahanan Al Carns menyebutkan bahwa pengerahan kapal tersebut baru dapat dilakukan pada minggu depan untuk mengganti sistem pertahanan yang ada.