“Kedutaan Besar AS saat ini belum dapat mengevakuasi atau memberikan bantuan langsung kepada warga Amerika yang meninggalkan Israel,” bunyi pernyataan resmi Kedubes AS di Yerusalem.
Di Washington, Presiden AS Donald Trump memperkirakan operasi militer negaranya terhadap Iran akan berlangsung sekitar empat pekan.
Ia mengakui adanya potensi korban jiwa dari kalangan militer AS dalam durasi perang tersebut.
Namun, agresi yang dimulai sejak Sabtu (28/02) ini mendapat sorotan tajam di dalam negeri.
Hasil jajak pendapat Reuters/Ipsos menunjukkan hanya 27 persen warga AS yang menyetujui serangan militer tersebut.
Baca Juga: Whistleblower John Kiriakou Sebut Donald Trump Putuskan Serang Iran Pekan Ini
Sebaliknya, sebanyak 43 persen responden menyatakan tidak setuju atas agresi yang telah menewaskan pemimpin tertinggi Iran tersebut.
Survei tersebut juga mengungkapkan bahwa 56 persen warga AS menilai Presiden Donald Trump terlalu mudah menggunakan kekuatan militer untuk memajukan kepentingan negara.
Situasi ini terus memicu ketidakpastian keamanan di kawasan Timur Tengah hingga pemberitahuan lebih lanjut.
(FR)
















