“Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.15 WIB. Selama proses pemadaman berlangsung, situasi di lokasi terpantau kondusif dan terkendali,” ujar Ade.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan serangkaian proses penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti munculnya titik api dalam insiden kebakaran pabrik kasur di Kubu Raya tersebut.
Dugaan sementara dari pihak kepolisian menyebutkan bahwa titik api berawal dari tumpukan material busa yang rentan terbakar di dalam area gudang.
“Saat ini petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi,” tegas Ade.
Terkait dengan estimasi kerugian materiil, pihak manajemen perusahaan masih terus melakukan tahapan pendataan internal secara menyeluruh sehingga belum dapat menaksir total nominal kerugian yang ditanggung akibat musibah ini.
Baca Juga: Kebakaran Intan Market Sintang: Pengunjung Terobos Asap Pekat, Petugas Terpaksa Bobol Tembok
Menindaklanjuti insiden tersebut, jajaran Polres Kubu Raya secara resmi memberikan imbauan kepada seluruh pelaku usaha, terutama perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur dengan penggunaan bahan baku rentan terbakar, untuk senantiasa memperketat prosedur keamanan.
“Setiap perusahaan harus memastikan sistem pengamanan dan standar keselamatan kerja berjalan optimal, termasuk pengecekan instalasi listrik secara berkala serta kesiapan alat pemadam kebakaran guna mencegah kejadian serupa,” pungkasnya.
(*Red)
















