Kemhan Pilih Skema Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi untuk Perkuat TNI AL

Kapal induk Giuseppe Garibaldi milik Italia yang akan dihibahkan kepada TNI Angkatan Laut untuk memperkuat pertahanan laut Indonesia. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Kapal induk Giuseppe Garibaldi milik Italia yang akan dihibahkan kepada TNI Angkatan Laut untuk memperkuat pertahanan laut Indonesia. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, JAKARTA – Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengungkapkan alasan memilih skema hibah daripada membeli kapal induk baru untuk memperkuat armada TNI Angkatan Laut.

Baca Juga: Kemhan RI Rampungkan Inspeksi Kelaikan Udara Pesawat A400M Ke-2 di Spanyol

Langkah ini dinilai lebih realistis dari sisi waktu dan kebutuhan strategis pertahanan nasional.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Kemhan Rico Ricardo Sirait menjelaskan bahwa pengadaan kapal induk dalam kondisi baru membutuhkan waktu produksi dan kesiapan operasional yang sangat panjang.

“Pengadaan kapal induk baru membutuhkan waktu yang sangat panjang, baik dari sisi produksi maupun kesiapan operasional,” kata Rico, Sabtu (28/02/2026).

Menurutnya, pertimbangan waktu menjadi faktor krusial dalam penguatan postur pertahanan laut Indonesia.

Skema hibah kapal Giuseppe Garibaldi dari Italia memungkinkan ketersediaan platform yang lebih cepat untuk mendukung kebutuhan strategis.

Meski diperoleh melalui skema hibah tanpa pembelian, pemerintah tetap menyiapkan anggaran sekitar Rp 7,2 triliun untuk pemeliharaan dan modernisasi alutsista tersebut.

Seluruh proses perawatan dan instalasi sistem tempur direncanakan akan dilaksanakan di dalam negeri agar sesuai dengan kebutuhan operasional TNI AL.