Mengenal Orthosomnia: Gangguan Tidur Akibat Obsesi Data Smartwatch

Ilustrasi - Penggunaan pelacak tidur atau smartwatch yang berlebihan memicu insomnia jenis baru bernama orthosomnia akibat obsesi pada data tidur digital. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Penggunaan pelacak tidur atau smartwatch yang berlebihan memicu insomnia jenis baru bernama orthosomnia akibat obsesi pada data tidur digital. (Dok. Ist)

Cara Memutus Siklus Orthosomnia

Langkah utama untuk mengatasi orthosomnia adalah dengan melepaskan ketergantungan pada data digital setiap malam. Pakar kesehatan menyarankan pengguna untuk berhenti memakai perangkat pelacak tidur jika alat tersebut mulai menimbulkan kecemasan atau anxiety.

Fokus utama harus kembali pada pemahaman terhadap sinyal alami tubuh seperti rasa kantuk dan kesegaran fisik saat bangun pagi.

Baca Juga: Jangan Sepelekan! Ini Bahaya Tidur di Atas Jam 10 Malam bagi Kesehatan Tubuh

Membatasi pemeriksaan aplikasi kesehatan hanya pada waktu tertentu dapat mengurangi tekanan psikologis. Guru atau pekerja yang menggunakan teknologi ini perlu menyadari bahwa jam tidur manusia bersifat fluktuatif dan tidak selalu mengikuti pola grafik yang kaku.

Mengutamakan kenyamanan tempat tidur dan rutinitas relaksasi tanpa gangguan perangkat elektronik tetap menjadi solusi terbaik untuk mendapatkan tidur yang berkualitas.

(*Sr)