Waspada! 3 Negara di Asia Tenggara Masuk Daftar Penipuan Taksi Tertinggi di Dunia

"Thailand, Vietnam, dan Filipina masuk daftar negara dengan kasus penipuan taksi terbanyak di dunia. Simak tips aman agar tidak jadi korban saat berlibur."
Thailand, Vietnam, dan Filipina masuk daftar negara dengan kasus penipuan taksi terbanyak di dunia. Simak tips aman agar tidak jadi korban saat berlibur. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Berlibur ke luar negeri tentu menjadi momen yang menyenangkan, namun kewaspadaan terhadap transportasi lokal tetap harus diutamakan.

Riset terbaru dari perusahaan asuransi perjalanan asal Inggris, AllClear, mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa tiga negara di Asia Tenggara (ASEAN) masuk dalam daftar hotspot penipuan taksi tertinggi di dunia.

Data ini diperoleh setelah menganalisis ribuan keluhan wisatawan di platform Reddit.

Berikut adalah tiga negara ASEAN yang perlu Anda waspadai jika berencana berlibur ke sana:

Baca Juga: KPAI: Kasus Bunuh Diri Anak di Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara

1. Thailand

Negeri Gajah Putih ini menempati posisi pertama di Asia Tenggara dan ketiga secara global dengan total 2.169 keluhan.

Masalah utama yang sering dilaporkan adalah praktik sopir taksi yang menolak menggunakan argo (meter).

Banyak sopir yang hanya mau mengangkut penumpang jika bersedia membayar tarif tetap (flat rate) yang harganya jauh di atas tarif resmi.

2. Vietnam

Vietnam menyusul di peringkat keempat dunia dengan 1.741 keluhan.

Kasus tarif taksi yang melambung drastis sering terjadi di kota besar seperti Hanoi dan Ho Chi Minh City.

Wisatawan asing sering menjadi sasaran empuk karena dianggap tidak familiar dengan harga standar lokal.

3. Filipina

Filipina berada di peringkat ke-13 dunia dengan 840 keluhan terkait penipuan taksi. Secara global, posisi pertama diduduki oleh Turki dan diikuti oleh India.

Menurut Letitia Smith dari AllClear, penipuan ini biasanya menyasar turis yang terlihat tidak memahami struktur tarif setempat.

Untuk menghindari kerugian, wisatawan sangat disarankan untuk selalu mengecek tarif resmi sebelum naik, memastikan argo dalam keadaan menyala, atau menggunakan aplikasi transportasi daring yang lebih terukur harganya.

Jangan ragu untuk melaporkan kejadian penipuan kepada otoritas pariwisata setempat jika Anda merasa dirugikan oleh pengemudi nakal.