“Kondisi angin yang cukup kencang di wilayah tersebut menyebabkan api menjalar cukup cepat ke perkebunan warga,” ungkap laporan resmi Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jumat (27/2/2026).
Berdasarkan hasil kaji cepat sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, total luas lahan yang terbakar telah mencapai 2,5 hektar. Otoritas setempat memprediksi luasan ini masih berpotensi bertambah jika tidak ditangani segera.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, pemadam kebakaran, aparat desa, dan masyarakat langsung terjun ke lapangan untuk melakukan pemadaman api serta proses kaji cepat.
Baca Juga: BNPB Catat Ribuan Rumah Terendam Banjir di NTB, Jawa Timur, dan Jawa Tengah
BPBD Kabupaten Parigi Moutong terus melakukan pemantauan ketat terhadap pergerakan api guna memadamkan titik api lama dan menekan munculnya titik api baru. Hingga Kamis (26/2), tim gabungan masih bersiaga di lokasi penanganan karhutla Parigi Moutong.
Kejadian di Sulawesi Tengah ini menjadi salah satu atensi nasional BNPB di samping bencana hidrometeorologi lainnya.
(*Red)
















