Panduan Menyimpan Menu Takjil Agar Tetap Awet untuk Sahur

Ilustrasi - Terapkan cara menyimpan menu takjil yang benar agar makanan tetap awet. Panduan ini menjaga kualitas makanan sisa berbuka puasa untuk waktu sahur. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Terapkan cara menyimpan menu takjil yang benar agar makanan tetap awet. Panduan ini menjaga kualitas makanan sisa berbuka puasa untuk waktu sahur. (Dok. Ist)

Penyesuaian Suhu Ruangan

Masyarakat perlu menunggu makanan panas mencapai suhu ruang sebelum memasukkannya ke dalam kulkas. Tindakan memasukkan makanan bersuhu tinggi secara langsung merusak suhu stabil kulkas dan memicu uap air yang mendorong pertumbuhan jamur.

Pengambilan Makanan dengan Sendok Bersih

Orang yang menyajikan takjil harus selalu menggunakan sendok bersih setiap kali mengambil makanan dari wadah utama. Tindakan menggunakan sendok bekas mulut memindahkan bakteri pencernaan ke dalam makanan dan mempercepat proses basi.

Baca Juga: Safari Ramadan di Rasau Jaya, Masjid Al Hidayah Terima Bantuan Ratusan Juta Rupiah

Pemanasan Ulang Makanan Bersantan

Makanan bersantan sangat rentan basi jika masyarakat menyimpannya sembarangan. Pemilik makanan harus memanaskan ulang sisa kuah santan hingga mendidih, lalu menunggunya dingin sebelum memindahkannya ke dalam lemari es.

(*Sr)