Cara Mengatasi Kantuk Setelah Makan Takjil Manis

Ilustrasi - Terapkan panduan mengatasi rasa kantuk setelah makan takjil manis saat berbuka puasa. Langkah ini membantu tubuh menjaga kebugaran untuk melaksanakan ibadah malam. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Terapkan panduan mengatasi rasa kantuk setelah makan takjil manis saat berbuka puasa. Langkah ini membantu tubuh menjaga kebugaran untuk melaksanakan ibadah malam. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Umat muslim sering kali merasakan kantuk luar biasa setelah menyantap hidangan berbuka puasa. Mengonsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan memicu lonjakan kadar gula darah secara tiba-tiba.

Pankreas merespons kondisi ini dengan melepaskan insulin dalam jumlah besar untuk menstabilkan kembali gula darah. Proses penurunan gula darah yang berlangsung sangat cepat ini menguras energi dan menimbulkan rasa lelah yang ekstrem.

Rasa kantuk yang menyerang lambung penuh sangat mengganggu kelancaran ibadah salat tarawih pada malam hari. Masyarakat perlu menerapkan kebiasaan makan yang tepat untuk menjaga kebugaran fisik selama bulan suci Ramadan.

Baca Juga: Sekda Pontianak: Nilai Disiplin dan Menahan Diri dalam Puasa Sangat Relevan bagi ASN

Membatasi Porsi Makanan Manis

Seseorang wajib membatasi konsumsi takjil tinggi gula saat membatalkan puasa. Pengurangan porsi sirup atau kue basah mencegah tubuh mengalami kelelahan mendadak akibat fluktuasi kadar glukosa.

Mengawali Berbuka dengan Air Putih

Orang yang berpuasa harus meminum air putih bersuhu ruang sebelum menyantap hidangan lain. Air putih menghidrasi sel-sel tubuh secara optimal dan menyiapkan saluran pencernaan tanpa membebani kinerja lambung.