Tanya Jawab Penggunaan Obat Tetes Saat Puasa Ramadan

Ilustrasi - Bingung pakai obat tetes mata atau telinga saat puasa? Simak jawaban lengkap mengenai fakta medis dan pengaruhnya terhadap keabsahan ibadah Anda. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Bingung pakai obat tetes mata atau telinga saat puasa? Simak jawaban lengkap mengenai fakta medis dan pengaruhnya terhadap keabsahan ibadah Anda. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Gangguan kesehatan seperti mata merah atau sakit telinga sering kali muncul tanpa terduga saat Anda sedang menjalankan ibadah puasa. Banyak orang merasa ragu untuk menggunakan obat tetes karena takut zat kimia tersebut masuk ke dalam tenggorokan dan membatalkan puasa.

Anda wajib memahami mekanisme anatomi tubuh agar bisa membedakan mana penggunaan obat yang bersifat lokal dan mana yang masuk ke saluran pencernaan.

Kami merangkum pertanyaan paling mendesak terkait penggunaan obat luar ini demi kenyamanan ibadah Anda.

Baca Juga: Tanya Jawab Seputar Olahraga Saat Puasa Paling Sering Dicari

Apakah obat tetes mata bisa membatalkan puasa?

Secara anatomi, penggunaan obat tetes mata tidak membatalkan puasa karena mata bukanlah saluran terbuka yang terhubung langsung ke sistem pencernaan.

Meskipun terdapat saluran nasolakrimalis yang menghubungkan sudut mata dengan hidung, jumlah cairan yang masuk ke sana sangatlah sedikit dan tidak dianggap sebagai aktivitas makan atau minum.

Anda tetap boleh menggunakan obat tetes mata untuk mengatasi iritasi agar ibadah salat Anda tidak terganggu oleh rasa perih.

Bagaimana jika saya merasakan pahit di tenggorokan setelah meneteskan obat mata?

Rasa pahit yang terkadang muncul di tenggorokan merupakan efek dari penyerapan obat melalui mukosa, bukan karena Anda meminum obat tersebut. Secara medis, ini adalah reaksi saraf sensorik dan tidak dikategorikan sebagai tindakan yang membatalkan puasa menurut mayoritas pandangan ulama kontemporer.

Anda bisa meminimalisir hal ini dengan menekan sudut mata bagian dalam dekat pangkal hidung segera setelah meneteskan obat untuk menutup saluran air mata sementara.