Selain hibah rumah ibadah, perhatian dialirkan pada upaya pengendalian inflasi melalui pasar murah.
Namun, dari total 5.500 paket sembako yang disediakan untuk sembilan kecamatan, Desa Parit Baru hanya mendapatkan alokasi sebanyak 300 paket.
Warga yang masuk dalam daftar penerima tetap harus membayar Rp95.000 per paket setelah dipotong subsidi sebesar Rp21.000.
Di lokasi yang sama, penyaluran LPG 3 kilogram bersubsidi juga dipantau guna memastikan distribusi energi tidak terganggu menjelang Idulfitri.
Sujiwo menyebutkan bahwa serangkaian intervensi ini bertujuan untuk memperkuat sentimen positif publik terhadap kinerja pemerintah daerah.
“Kami ingin menjaga kepercayaan masyarakat dengan bekerja maksimal bersama seluruh jajaran pemerintah daerah serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak,” tegasnya.
Baca Juga: Ikut Mancing Bareng, Dandim 1207/Pontianak Apresiasi Inovasi Parit Kantor Bupati Kubu Raya
(Mira)
















