Faktakalbar.id, BOLA – Pertandingan dramatis tersaji dalam lanjutan pekan ke-22 BRI Super League antara PSIM Yogyakarta menjamu Bali United. Bermain di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (23/2/2026) malam WIB, Laskar Mataram berhasil terhindar dari kekalahan setelah memaksakan hasil imbang 3-3 meski sempat tertinggal tiga gol lebih dulu.
Hasil ini membuat PSIM tetap tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 33 poin.
Sementara itu, Bali United harus puas berada di posisi ke-11 dengan raihan 29 poin.
Bali United Mendominasi di Awal
Bali United tampil sangat klinis sejak babak pertama. Meskipun PSIM memberikan ancaman di awal laga, tim tamu justru memecah kebuntuan pada menit ke-34 melalui sepakan keras Thijmen Goppel usai menerima umpan Irfan Jaya.
Menjelang turun minum, Bali United menggandakan keunggulan.
Memanfaatkan situasi sepak pojok, Receveur melepaskan tembakan yang gagal dihalau kiper Cahya Supriadi.
Skor 2-0 menutup babak pertama.
Dominasi Serdadu Tridatu berlanjut di babak kedua. Pada menit ke-55, giliran Irfan Jaya yang mencatatkan namanya di papan skor setelah menuntaskan umpan tarik Thijmen Goppel. Skor 3-0 sempat membuat pendukung tuan rumah terdiam.
Kebangkitan Laskar Mataram dan Kartu Merah
PSIM Yogyakarta mulai membangun momentum kebangkitan pada menit ke-65 melalui tendangan jarak jauh spektakuler Savio Sheva yang mengubah skor menjadi 3-1.
Titik balik pertandingan terjadi pada menit ke-71 ketika bek Bali United, Joao Ferrari, diganjar kartu merah oleh wasit.
Keputusan ini diambil setelah tinjauan VAR memperlihatkan tekel keras Ferrari terhadap Deri Corfe. Unggul jumlah pemain dimanfaatkan habis-habisan oleh anak asuh PSIM.
















