Faktakalbar.id, MELAWI – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyampaikan Kuliah Tujuh Menit (Kultum) di hadapan jamaah Masjid Agung Kota Juang, Kabupaten Melawi, pada Senin (23/2/2026).
Agenda keagamaan ini merupakan bagian utama dari rangkaian kegiatan Safari Ramadhan di Melawi yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah provinsi dengan masyarakat di daerah.
Baca Juga: Safari Ramadhan di Keraton Sintang, Gubernur Kalbar Jadikan Keluhan Warga Bahan RKPD 2027
Dalam kesempatan tersebut, Ria Norsan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga sinergi yang baik dengan pemerintah daerah demi mendorong kemajuan pembangunan di Kabupaten Melawi.
Selain itu, ia juga memberikan apresiasi khusus terhadap kemegahan infrastruktur Masjid Agung Kota Juang yang dinilainya sebagai representasi dan simbol religiusitas masyarakat setempat yang sangat kuat.
“Masjid ini tidak hanya menjadi bangunan yang megah, tetapi juga harus menjadi pusat kemaslahatan umat,” ujar Gubernur Kalbar di hadapan jamaah yang memadati masjid kebanggaan masyarakat Melawi tersebut.
Memasuki malam keenam di bulan suci Ramadhan, Ria Norsan mengingatkan umat Islam agar tidak menyia-nyiakan momentum penuh berkah ini dengan perbuatan yang merugikan diri sendiri.
Dalam kultumnya, ia secara tegas menyinggung adanya empat golongan manusia yang terancam tidak mendapatkan ampunan dari Allah SWT pada bulan puasa apabila tidak segera bertaubat dan memperbaiki diri.
















