Faktakalbar.id, MEKSIKO – Kericuhan besar meletus di berbagai wilayah Meksiko setelah pemimpin kartel Jalisco New Generation (CJNG), Nemesio Oseguera Cervantes alias “El Mencho”, tewas dalam operasi militer di Tapalpa, Jalisco, Selasa (24/2/2026).
Baca Juga: Wakili Tiga Negara Tuan Rumah, FIFA Resmi Luncurkan Trio Maskot Piala Dunia 2026
Operasi militer yang dilakukan pada Minggu (22/2) tersebut memicu gelombang kekerasan balasan secara masif dari anggota kartel.
Aksi anarkis dilaporkan terjadi di beberapa negara bagian, mulai dari pembakaran kendaraan pribadi, serangan terhadap sejumlah SPBU, perusakan toko-toko, hingga rentetan insiden penembakan.
Kota Guadalajara, yang merupakan salah satu kota tuan rumah Piala Dunia 2026, menjadi wilayah yang terdampak paling parah akibat eskalasi kekerasan ini.
Situasi tersebut memicu kekhawatiran tinggi mengenai jaminan keamanan di Stadion Akron, yang dijadwalkan akan menggelar pertandingan penting antara Spanyol melawan Uruguay serta laga antara Meksiko menghadapi Korea Selatan.
Baca Juga: MA Amerika Batalkan Tarif Trump, Indonesia yang Sudah Teken Bagaimana?
Banyak penggemar sepak bola kini mulai mengkhawatirkan keselamatan mereka saat menghadiri ajang internasional tersebut di tengah situasi keamanan yang tidak menentu.
Hingga saat ini, federasi sepak bola dunia, FIFA, belum memberikan pernyataan resmi maupun peringatan khusus terkait insiden berdarah ini.
(FR)
















