Dua Orang Tewas dalam Penyerangan PT Kristal di Nabire, Aparat Buru Pelaku

Penyerangan PT Kristal di Nabire mengakibatkan dua orang tewas terbakar.
Penyerangan PT Kristal di Nabire mengakibatkan dua orang tewas terbakar. (Dok. Ist)

“Kami tidak mendasarkan kesimpulan pada klaim sepihak. Seluruh proses berjalan sesuai prosedur dan berbasis bukti,” tegas Yusuf.

Ia juga mengklarifikasi bahwa saat kejadian tidak ada anggota Polri yang bertugas melakukan penjagaan di lokasi tersebut, sehingga informasi mengenai perampasan senjata masih diselidiki kebenarannya.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, mengecam keras tindakan brutal ini. Ia memastikan negara akan hadir untuk menindak tegas pelaku sesuai aturan hukum yang berlaku demi stabilitas wilayah Papua Tengah.

“Kami mengecam tindakan kekerasan yang menimbulkan korban jiwa. Penegakan hukum akan dilakukan secara profesional dan proporsional. Negara harus hadir untuk memastikan rasa aman bagi masyarakat serta menjaga stabilitas wilayah,” ujar Faizal.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menambahkan bahwa pengejaran intensif terhadap para pelaku telah dilakukan. Tim gabungan saat ini tengah melakukan pemetaan dan profiling untuk mengungkap jaringan kelompok yang terlibat dalam aksi penyerangan PT Kristal di Nabire tersebut.

“Langkah-langkah pengamanan dan pengejaran terus kami lakukan secara terkoordinasi. Selain itu, tim juga mendalami motif serta kemungkinan keterkaitan dengan jaringan kelompok bersenjata di wilayah ini,” pungkas Adarma.

(*Red)