Kadang Nyeri Kadang Tidak, Mengapa Kram Datang Bulan Tidak Terjadi Setiap Bulan?

"Bingung kenapa kram saat datang bulan kadang sakit dan kadang tidak? Temukan penyebab medis dan gaya hidup yang memengaruhi nyeri menstruasi pada perempuan"
Bingung kenapa kram saat datang bulan kadang sakit dan kadang tidak? Temukan penyebab medis dan gaya hidup yang memengaruhi nyeri menstruasi pada perempuan (Dok. Ist)

Namun, ada beberapa alasan mengapa intensitasnya bisa berbeda setiap bulan:

  • Fluktuasi Kadar Hormon: Kadar prostaglandin tidak selalu stabil. Jika tubuh memproduksi lebih banyak zat ini pada bulan tertentu, kontraksi rahim akan lebih kuat dan memicu rasa sakit yang lebih tajam.
  • Pengaruh Gaya Hidup dan Stres: Stress level yang tinggi dapat mengganggu keseimbangan hormon. Saat pikiran tertekan, ambang batas nyeri tubuh biasanya menurun, sehingga rasa kram yang ringan pun bisa terasa sangat menyiksa.
  • Pola Makan dan Retensi Air: Konsumsi garam, kafein, atau makanan olahan yang tinggi sebelum masa menstruasi dapat menyebabkan peradangan dan perut kembung (bloating), yang memperparah tekanan pada rahim.
  • Kualitas Tidur dan Aktivitas Fisik: Kurang gerak atau kurang tidur dapat memperburuk sirkulasi darah di area panggul, yang seringkali menjadi pemicu kram yang lebih intens.
  • Variasi Sisi Ovulasi: Secara alami, perempuan memiliki dua ovarium. Terkadang, ovulasi dari salah satu sisi bisa terasa lebih tidak nyaman dibandingkan sisi lainnya karena kondisi anatomis yang sedikit berbeda.

Meskipun wajar jika intensitas nyeri berubah-ubah, Anda perlu memperhatikan jika kram tersebut mulai mengganggu aktivitas harian secara total.

Jika nyeri terasa sangat ekstrem hingga obat pereda nyeri biasa tidak mempan, ada baiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk memastikan tidak ada kondisi seperti endometriosis atau fibroid.

Baca Juga: Mengapa Air Mata Jatuh Sendiri? 4 Alasan Ilmiah di Balik Menangis Tiba-tiba

(Mira)