Warga Sungai Kakap Terluka Akibat Serangan Buaya

Ilustrasi - Seekor buaya menyerang warga Pal 13, Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya saat memperbaiki paralon mesin air. Korban mendapat 13 jahitan dan buaya berhasil dievakuasi. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Seekor buaya menyerang warga Pal 13, Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya saat memperbaiki paralon mesin air. Korban mendapat 13 jahitan dan buaya berhasil dievakuasi. (Dok. Ist)

Rangkaian Kasus di Kubu Raya

Insiden serangan buaya ini menambah daftar konflik antara manusia dan satwa liar di wilayah Kabupaten Kubu Raya. Catatan kejadian menunjukkan rentetan kemunculan buaya di permukiman dalam beberapa waktu terakhir.

Pada Februari 2025, buaya menyerang dua bocah di kawasan Sungai Simpang Aur dan Sungai Sejenuk, Kecamatan Batu Ampar. Pada Desember 2025, warga juga memergoki buaya berukuran tiga meter memasuki area permukiman di Desa Sungai Besar.

Baca Juga: Berawal dari Ide Dadakan, Sujiwo Pastikan Pawai Obor Masuk Kalender Tahunan APBD Kubu Raya

Penangkapan satu ekor buaya tidak menjamin perairan tersebut sepenuhnya aman. Warga sekitar menduga kuat masih ada buaya lain yang mendiami kawasan sungai di Pal 13.

Aparat mengimbau masyarakat yang beraktivitas di bantaran sungai untuk meningkatkan kehati-hatian. Aparat juga meminta orang tua mengawasi anak-anak secara ketat agar menjauhi area perairan yang rawan.

Warga segera melaporkan setiap penampakan satwa liar kepada aparat keamanan untuk mencegah jatuhnya korban baru.

(*Sr)