Tidur Seharian Saat Puasa Ramadan, Apakah Sah? Simak Hukum dan Risikonya

"Apakah puasa tetap sah jika tidur dari pagi sampai sore? Simak penjelasan hukum Islam mengenai tidur seharian saat puasa dan risiko kehilangan pahala. "
Apakah puasa tetap sah jika tidur dari pagi sampai sore? Simak penjelasan hukum Islam mengenai tidur seharian saat puasa dan risiko kehilangan pahala. (Dok. Ist)

Sah, Tapi Berisiko Merugi

Secara hukum fikih, tidur seharian tidak membatalkan puasa.

Seseorang yang berniat puasa sejak malam hari dan tetap dalam kondisi berpuasa (tidak makan, minum, atau melakukan pembatal lainnya) hingga Magrib, puasanya tetap dianggap sah secara administratif agama.

Persoalan besar muncul ketika aktivitas tidur tersebut membuat seseorang dengan sengaja meninggalkan kewajiban lain, terutama salat lima waktu.

Jika seseorang tidur dari Subuh hingga Magrib dan sengaja melewatkan salat Zuhur serta Asar, maka ia telah melakukan dosa besar karena meninggalkan kewajiban salat.

Meskipun ada keringanan (rukhsah) bagi mereka yang benar-benar tidak sengaja tertidur, menjadikannya sebagai kesengajaan jelas bukan perilaku yang dibenarkan dalam Islam.

Ramadan Bukan Sekadar Menahan Lapar

Esensi Ramadan adalah latihan spiritual untuk meningkatkan ketakwaan.

Jika waktu siang hanya dihabiskan di atas tempat tidur, maka seseorang akan kehilangan esensi keberkahan Ramadan yang hanya datang setahun sekali.

Beberapa kerugian jika terlalu banyak tidur saat puasa antara lain:

  1. Kehilangan Pahala Amalan Sunah: Waktu yang seharusnya bisa digunakan untuk membaca Al-Qur’an, berzikir, atau bersedekah terbuang sia-sia.
  2. Kondisi Fisik Justru Melemah: Tidur terlalu lama sering kali membuat tubuh terasa makin lunglai dan kepala pusing saat bangun.
  3. Kehilangan Fokus Takwa: Menahan lapar adalah bagian kecil; ujian sesungguhnya adalah tetap produktif dan menjaga emosi di tengah keterbatasan energi.

Idealnya, tidurlah secukupnya untuk mengembalikan energi agar bisa melanjutkan ibadah atau bekerja dengan maksimal.

Jangan jadikan tidur sebagai “pelarian” agar puasa terasa lebih cepat berlalu, karena setiap detik di bulan Ramadan memiliki nilai yang tak terhingga.

Baca Juga: Rahasia Medis: Puasa Percepat Regenerasi Sel Tubuh

(Mira)