Sungai Melawi Dangkal, Krisis BBM Hantui Sintang Akibat Distribusi Darat yang Lamban

"Pendangkalan Sungai Melawi lumpuhkan jalur tanker. Distribusi BBM Sintang kini bergantung penuh pada jalur darat dengan waktu tempuh 15 jam, picu antrean panjang di SPBU. "
Pendangkalan Sungai Melawi lumpuhkan jalur tanker. Distribusi BBM Sintang kini bergantung penuh pada jalur darat dengan waktu tempuh 15 jam, picu antrean panjang di SPBU. (Dok. Ist)

Penggunaan 70 hingga 80 unit mobil tangki setiap harinya meningkatkan beban logistik secara signifikan dan mempercepat kerusakan infrastruktur jalan trans-Kalimantan.

Selain itu, risiko kecelakaan kerja bagi awak mobil tangki juga meningkat seiring dengan durasi perjalanan yang membengkak.

Meski Pertamina mengeklaim pasokan tetap rutin dikirim, fakta di lapangan menunjukkan antrean kendaraan di SPBU mulai mengular akibat ketimpangan antara waktu tiba pasokan dan tingginya permintaan masyarakat.

Masalah pendangkalan sungai yang terus berulang setiap musim kemarau atau cuaca ekstrem ini menunjukkan rapuhnya rantai pasok energi di Kalbar.

Tanpa solusi jangka panjang seperti pengerukan alur sungai secara berkala atau pembangunan infrastruktur penyimpanan (depot) cadangan yang lebih strategis, warga di pedalaman timur Kalbar akan terus dihantui ancaman kelangkaan BBM setiap kali kondisi alam berubah.

Baca Juga: Akibat Debit Air Rendah, Distribusi BBM di Putussibau Utara Dialihkan Via Jalur Darat dari Pontianak

(Nara)