Dana Pusat Dipangkas, Mampukah Sintang Kejar Target Infrastruktur 56 Persen di 2027?

"Pemkab Sintang hadapi pengurangan dana transfer pusat. Dengan anggaran terbatas, target Indeks Infrastruktur 56,26% di tahun 2027 kini bergantung pada ketajaman prioritas proyek."
Pemkab Sintang hadapi pengurangan dana transfer pusat. Dengan anggaran terbatas, target Indeks Infrastruktur 56,26% di tahun 2027 kini bergantung pada ketajaman prioritas proyek. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, SINTANG – Pemerintah Kabupaten Sintang menghadapi dilema besar dalam menyusun peta jalan pembangunan tahun 2027.

Di tengah terpangkasnya dana transfer dari pemerintah pusat, daerah ini mematok target ambisius yakni Indeks Infrastruktur sebesar 56,26 persen.

Kondisi ini memaksa pemerintah setempat untuk memperketat ikat pinggang dan selektif dalam memilih proyek prioritas.

Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, mengakui bahwa keterbatasan ruang fiskal menjadi batu sandungan utama.

Baca Juga: Bupati Sintang Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Kerukunan di Sintang

Ia menekankan bahwa perencanaan ke depan tidak bisa lagi dilakukan dengan pola lama yang bersifat ekspansif tanpa perhitungan matang.

“Terkait adanya pengurangan dana transfer keuangan ke daerah, membuat kita dalam menyusun perencanaan 2027 harus semakin terarah, kolektif, efektif dan prioritas,” tegas Ronny dalam rapat perencanaan di Sintang.

Kualitas vs Kuantitas: Tantangan Infrastruktur yang Tersisa

Meskipun sepanjang tahun 2025 pemerintah daerah mengeklaim telah membangun jalan sepanjang 6,6 kilometer dan lebih dari 100 unit jembatan, realitas di lapangan menunjukkan masih banyak wilayah yang terisolasi.