Strategi Jitu Atur Waktu Kerja dan Ibadah Ramadan

Ilustrasi - Panduan menyeimbangkan rutinitas pekerjaan kantor dan aktivitas ibadah selama bulan puasa Ramadan agar tetap produktif setiap hari. (Dok: Freepik)
Ilustrasi - Panduan menyeimbangkan rutinitas pekerjaan kantor dan aktivitas ibadah selama bulan puasa Ramadan agar tetap produktif setiap hari. (Dok: Freepik)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Bulan puasa menuntut setiap pekerja menyesuaikan ritme kehidupan sehari hari. Banyak orang merasa kesulitan membagi waktu antara menuntaskan kewajiban kantor dan mengejar target ibadah. Pengaturan jadwal yang tepat membantu seseorang menjalankan kedua aktivitas tersebut secara seimbang tanpa mengorbankan salah satunya.

Menyusun Skala Prioritas Harian

Pekerja wajib membuat daftar tugas sebelum memulai aktivitas kerja setiap pagi. Mereka menempatkan pekerjaan paling berat atau yang membutuhkan konsentrasi tinggi pada urutan pertama saat energi tubuh masih penuh.

Baca Juga: Panduan Menjaga Stamina Tubuh Selama Puasa Ramadan

Penyelesaian tugas utama lebih awal memberikan kelonggaran waktu bagi pekerja untuk menunaikan ibadah wajib dan ibadah sunah pada siang harinya.

Memaksimalkan Waktu Istirahat Siang

Banyak pekerja menghabiskan jam istirahat kantor secara percuma untuk sekadar mengobrol atau menatap layar gawai saat bulan puasa.

Pekerja dapat menggunakan waktu luang ini untuk melaksanakan salat Zuhur berjemaah atau membaca lembaran Alquran. Pengalihan aktivitas ini menjaga pikiran tetap segar sekaligus menambah catatan amal kebaikan harian.