Faktakalbar.id, SEKADAU – Ratusan warga memadati sejumlah lokasi penjualan takjil, membuat aktivitas Pasar Juadah di Sekadau mengalami peningkatan yang signifikan pada Kamis (19/2/2026).
Lonjakan pengunjung yang berburu menu berbuka puasa ini mulai terlihat padat sejak pukul 16.00 WIB di wilayah Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau.
Baca Juga: Pembukaan Singkawang Ramadan Fair 2026 Hadirkan 100 Stand UMKM dan Tradisi Berburu Takjil
Masyarakat tampak berkumpul di tiga lokasi utama yang menjadi pusat keramaian pedagang takjil pada bulan Ramadan kali ini.
Ketiga titik tersebut meliputi kawasan depan Masjid Besar Al-Falah di Desa Sungai Ringin, area depan SMP Negeri 1 Sekadau yang juga berlokasi di Desa Sungai Ringin, serta kawasan sekitar Masjid Al-Ikhwan di Desa Mungguk.
Tradisi masyarakat dalam mencari menu berbuka ini menciptakan interaksi sosial dan keramaian di sepanjang jalan.
Namun, tingginya aktivitas Pasar Juadah di Sekadau menjelang waktu Magrib juga memicu potensi kemacetan lalu lintas dan kerawanan gangguan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Merespons kepadatan pengunjung di sentra takjil tersebut, jajaran Polres Sekadau bersama Polsek Sekadau Hilir langsung turun melakukan pengamanan terpadu.
Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menjelaskan penempatan personel kepolisian di lapangan.
“Personel kami disiagakan sejak sore hari untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas dan potensi gangguan keamanan di sekitar lokasi Pasar Juadah,” ujar AKP Triyono.
Pengamanan di lokasi keramaian ini dipimpin langsung oleh Kasiwas IPTU Agus Pratomo bersama Paursubbagkerma Bagops IPDA Sandika Tams Purba.
Fokus utama kepolisian adalah melakukan pengaturan lalu lintas untuk mencegah kemacetan panjang akibat kendaraan pengunjung yang sering kali parkir sembarangan di pinggir jalan raya.
Selain pengaturan arus lalu lintas, petugas juga melakukan patroli dialogis dan pemantauan di tengah kerumunan warga.
















