Prabowo Sepakati Perjanjian Dagang Bersama Amerika Serikat

Prabowo Subianto menyepakati perjanjian dagang dan menyaksikan penandatanganan 11 nota kesepahaman senilai 38,4 miliar dolar di Amerika Serikat. (Dok: Laman Presiden RI)
Prabowo Subianto menyepakati perjanjian dagang dan menyaksikan penandatanganan 11 nota kesepahaman senilai 38,4 miliar dolar di Amerika Serikat. (Dok: Laman Presiden RI)

Faktakalbar.id, NASIONAL – Prabowo Subianto menghadiri Gala Iftar Dinner Business Summit di U.S. Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, pada Rabu (18/2/2026). Ia membahas penyelesaian perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat untuk memperkuat kemitraan ekonomi kedua negara.

Prabowo menyaksikan langsung penandatanganan 11 nota kesepahaman antara institusi pemerintah dan pelaku usaha kedua negara.

Total nilai kesepakatan tersebut mencapai 38,4 miliar dolar Amerika Serikat yang mencakup berbagai sektor strategis, termasuk energi dan produk pertanian.

Baca Juga: Vatikan Tolak Bergabung Board of Peace Besutan Donald Trump, Tekankan Peran PBB

Ia menyebut negosiasi berjalan sangat intens selama beberapa bulan terakhir guna menindaklanjuti isu keseimbangan perdagangan.

“Saya juga berada di sini untuk menyelesaikan sebuah perjanjian perdagangan besar antara kedua negara kita. Kita telah bernegosiasi sangat intens selama beberapa bulan terakhir, dan saya pikir kita telah mencapai kesepakatan yang solid dalam banyak isu,” ujar Prabowo.

Sejarah Kemerdekaan dan Politik Luar Negeri

Indonesia menjadikan sejarah dukungan Amerika Serikat pada masa perjuangan kemerdekaan periode 1945 hingga 1949 sebagai fondasi moral dalam membangun hubungan bilateral.

Indonesia tetap memegang teguh tradisi politik luar negeri nonblok dalam merespons dinamika global.

Namun, Prabowo menegaskan posisi tersebut sama sekali tidak mengurangi komitmen persahabatan Indonesia dengan Amerika Serikat.

Baca Juga: Prabowo Nego ke Trump, Barang AS 0%, Barang Kita 19%

Indonesia terus berupaya mengambil peran sebagai jembatan perdamaian di tengah berbagai konflik dunia saat ini. Prabowo memastikan Indonesia siap menjalin kerja sama yang lebih erat dengan berbagai negara besar.