Panduan Menjaga Stamina Tubuh Selama Puasa Ramadan

Ilustrasi - Seseorang sebaiknya mengawali buka puasa dengan mengonsumsi air putih dan pemanis alami seperti kurma, lalu melanjutkan makan besar setelah menunaikan salat magrib. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Seseorang sebaiknya mengawali buka puasa dengan mengonsumsi air putih dan pemanis alami seperti kurma, lalu melanjutkan makan besar setelah menunaikan salat magrib. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Umat Islam memasuki hari-hari awal pelaksanaan ibadah puasa Ramadan. Menjaga kebugaran fisik memegang peran penting agar rutinitas pekerjaan sehari-hari tetap berjalan lancar tanpa hambatan.

Tubuh memerlukan penyesuaian pola makan, minum, dan istirahat selama menjalankan ibadah sebulan penuh ini.

Mengatur Asupan Makanan Saat Sahur

Pemilihan makanan saat sahur sangat menentukan tingkat ketahanan tubuh seseorang sepanjang hari. Seseorang perlu mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi merah, gandum, atau oatmeal.

Baca Juga: Simak Jadwal Buka Puasa Pontianak 20 Februari 2026

Makanan kaya serat membantu lambung mencerna makanan lebih lambat sehingga tubuh merasa kenyang lebih lama dan mampu mengendalikan lonjakan gula darah hingga waktu berbuka tiba.

Memenuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Kekurangan asupan cairan memicu dehidrasi, rasa lemas, dan sakit kepala saat siang hari. Seseorang wajib memenuhi kebutuhan air putih minimal delapan gelas setiap hari untuk menjaga kinerja organ tubuh.

Orang yang berpuasa bisa membagi pola minum ini menjadi dua gelas saat berbuka, empat gelas secara berkala sepanjang malam, dan dua gelas saat menyantap hidangan sahur.