Keluhkan Sistem Antrean Online Penukaran Uang BI, Warga: Emak-emak Maunya Cash Langsung

"Sejumlah ibu rumah tangga di Pontianak keluhkan sistem penukaran uang BI yang harus daftar online di acara SERAMBI 2026. Warga minta sistem tunai langsung."
Sejumlah ibu rumah tangga di Pontianak keluhkan sistem penukaran uang BI yang harus daftar online di acara SERAMBI 2026. Warga minta sistem tunai langsung. (Dok. Mira/Faktakalbar.id)

Mia menjelaskan bahwa meskipun layanan tersedia, kewajiban mendaftar online membuatnya malas untuk ikut mengantre.

“Ada tadi tapi katanya online, malas juga kalau online, bagi yang paham saja,” keluh Mia.

Ia membandingkan dengan sistem penukaran terdahulu yang dianggapnya lebih praktis dan memudahkan masyarakat umum.

“Yang mengantre saja seperti dulu, 100 ribu sudah bisa dapat seribu-seribu, 200 ribu dapat dua-dua ribu, kalau sekarang mau online malas,” tuturnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Doni Septadijaya, memberikan tanggapan singkat di lokasi yang sama secara terpisah.

Ia menyatakan bahwa pihak Bank Indonesia bersedia membantu masyarakat yang mengalami kendala teknis saat di lapangan.

“Datang nanti kita bantu,” ungkap Doni Septadijaya menanggapi keluhan masyarakat tersebut.

Baca Juga: BI Kalbar Siapkan Rp3,6 Triliun untuk Penukaran Uang Jelang Idulfitri, Wajib Akses Aplikasi PINTAR

(Mira)