Minat Negara Lain
Selain Amerika Serikat, Rusia juga menunjukkan ketertarikan menggarap proyek energi nuklir di Indonesia. Vladimir Putin menawarkan bantuan teknologi nuklir negaranya secara langsung saat bertemu Prabowo Subianto di Moskwa pada akhir tahun 2025 lalu.
“Ada banyak prospek dalam sektor energi termasuk energi nuklir. Saya tahu bahwa Indonesia memang ada rencana terkait dan kalau Indonesia memang memutuskan melibatkan Rusia, kami selalu siap untuk membantu,” kata Putin.
Perusahaan asal Rusia, Rosatom Corp, sebelumnya juga mengajukan proposal pembangunan reaktor nuklir di Indonesia. Langkah proaktif berbagai negara besar ini menandakan posisi strategis Indonesia dalam pengembangan energi global.
(*Sr)
















