Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Warga Desa Retok, Kecamatan Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya, mengeluhkan kondisi air Sungai Retok yang keruh dan tercemar.
Kondisi ini telah berlangsung lama dan menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan serta aktivitas harian masyarakat setempat.
Baca Juga: Air Sungai Retok Tercemar, Warga Keluhkan Gatal-Gatal Saat Mandi
Kondisi air Sungai Retok yang keruh tidak hanya menyulitkan warga, tetapi juga mulai menimbulkan masalah kesehatan kulit seperti gatal-gatal.
Padahal, masyarakat yang tinggal di tepian sangat bergantung pada sungai tersebut sebagai sumber utama untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk mandi dan mencuci.
Kekhawatiran warga semakin meningkat, terutama bagi keluarga yang memiliki anak kecil. Pada musim kemarau panjang sejak Januari 2026, tingkat kekeruhan air sungai ini menjadi semakin parah.
Terdapat dugaan kuat bahwa aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dan pembuangan limbah pabrik kelapa sawit di hulu menjadi penyebab utama pencemaran tersebut.
















