Tips Puasa Sehat: Kenapa Kopi Tidak Dianjurkan Diminum Saat Sahur dan Berbuka Puasa? Simak Penjelasan Pakar Gizi

Alasan Kopi Tak Dianjurkan Saat Sahur dan Buka
Minum kopi saat sahur dan buka puasa ternyata berisiko bagi kesehatan. (Dok. Debashis RC Biswas/Unsplash)

“Konsumsi kopi dapat menimbulkan gejala sulit tidur yang membuat seseorang terjaga lebih lama,” tambah Prof Ali. Padahal, istirahat yang cukup sangat krusial untuk menjaga daya tahan tubuh agar tetap fit selama sebulan penuh berpuasa.

3. Memicu Kenaikan Asam Lambung

Minum kopi saat berbuka puasa, terutama ketika perut masih dalam keadaan kosong, sangat tidak dianjurkan.

Kafein dapat merangsang produksi asam lambung dan melemahkan katup kerongkongan.

Efeknya, asam lambung akan lebih mudah naik (refluks) yang memicu gejala mual, nyeri ulu hati, hingga rasa panas di dada (heartburn). Bagi penderita maag atau lambung sensitif, hal ini bisa menjadi gangguan pencernaan yang serius.

Baca Juga: Bahaya Tersembunyi Minum Kopi Malam Hari: Alasan Mengapa Anda Bangun Tidur Terasa Lelah Meski Sudah Tidur Cukup

Saran Penyajian yang Lebih Sehat

Sebagai alternatif, Prof Ali Khomsan menyarankan untuk mengawali berbuka dengan air putih guna mengembalikan cairan tubuh yang hilang. Jika Anda tetap ingin mengonsumsi kopi, pastikan untuk:

  • Minum kopi 1-2 jam setelah makan besar (perut tidak kosong).

  • Membatasi jumlah cangkir agar tidak berlebihan.

  • Memastikan asupan air putih tetap terpenuhi (minimal 8 gelas sehari antara buka hingga sahur).

Dengan membatasi konsumsi kopi, Anda dapat menjaga kualitas tidur dan keseimbangan cairan tubuh, sehingga ibadah puasa dapat dijalankan dengan lebih maksimal.

(*Drw)