5 Takjil Terlaris Khas Pontianak yang Diburu Warga

Bingke Berendam, salah satu dari takjil khas paling laris untuk sajian berbuka puasa selama bulan suci Ramadan. (Dok. Ist)
Bingke Berendam, salah satu dari takjil khas paling laris untuk sajian berbuka puasa selama bulan suci Ramadan. (Dok. Ist)
  • Kue Bingke Berendam menyajikan tekstur lembut dengan bentuk menyerupai bunga mekar. Pedagang membuat kue ini menggunakan campuran telur dan gula yang menghasilkan genangan air manis pada permukaannya.

  • Kue Batang Burok menawarkan sensasi gurih bagi penikmatnya. Jajanan menyerupai risoles ini dulunya menjadi hidangan wajib para bangsawan Kesultanan Kadariah Pontianak. Pembuat kue mengisi bagian dalam dengan tumisan kentang, wortel, dan bawang putih.

  • Sotong Pangkong menghadirkan rasa gurih dari daging cumi kering. Penjual membakar cumi lalu memukul mukul dagingnya hingga pipih. Pembeli biasanya menyantap hidangan ini bersama siraman kuah sambal udang ebi atau kacang tanah.

  • Lemang memadukan beras ketan putih, santan kelapa, dan kacang merah. Pedagang memasukkan adonan ke dalam batang bambu berukuran sedang lalu membakarnya hingga matang sempurna.

  • Es Bongko melegakan tenggorokan penikmatnya setelah berpuasa. Minuman segar ini memadukan adonan tepung hunkue beraroma daun pandan dengan siraman kuah santan dan sirup gula merah.

Cara Menikmati Hidangan Berbuka

Masyarakat biasanya membeli takjil beberapa jam sebelum waktu berbuka tiba. Pembeli mendatangi pusat jajanan atau lapak musiman yang berdiri merata di berbagai penjuru kota.

Baca Juga: Wali Kota Pontianak Apresiasi Geliat Pasar Juadah Masjid Mujahidin sebagai Syiar Ekonomi Rakyat

Warga mengawali buka puasa dengan menyantap makanan berasa manis terlebih dahulu untuk memulihkan energi. Seusai meneguk minuman segar atau memakan kue basah, warga lalu melaksanakan ibadah salat Magrib. Setelah menunaikan ibadah tersebut barulah warga menikmati hidangan utama yang lebih berat.

(*Sr)