4. Lakukan Audit Distraksi Digital
Anda harus mematikan notifikasi aplikasi yang tidak berkaitan dengan pekerjaan utama guna menjaga aliran pikiran atau state of flow. Saat perut kosong, tingkat iritabilitas atau rasa mudah terganggu biasanya meningkat, sehingga bunyi notifikasi sekecil apa pun dapat merusak konsentrasi yang sudah Anda bangun.
Dengan membatasi gangguan digital, Anda menghemat energi mental yang sangat berharga untuk menyelesaikan tanggung jawab utama secara lebih cepat dan akurat.
5. Praktikkan Visualisasi Tugas Sebelum Memulai
Anda wajib meluangkan waktu dua menit sebelum mengerjakan sebuah proyek untuk memvisualisasikan langkah-langkah penyelesaiannya secara berurutan. Strategi ini membantu otak Anda membuat peta kerja yang jelas, sehingga Anda tidak perlu membuang energi untuk bingung menentukan langkah selanjutnya di tengah jalan.
Baca Juga: Taktik Jitu Usir Lemas Saat Puasa Siang Hari
Perencanaan visual yang matang meminimalkan risiko kesalahan kerja yang sering muncul akibat penurunan daya ingat sesaat saat sedang berpuasa.
6. Optimalkan Komunikasi Tim Secara Singkat
Anda harus berkomunikasi dengan rekan kerja secara lebih lugas dan langsung ke poin utama untuk menghindari perdebatan atau diskusi panjang yang menguras energi. Gunakan alat bantu visual atau catatan poin-poin penting saat mengadakan rapat agar pesan tersampaikan dengan efektif tanpa harus membuang banyak kata.
Efisiensi dalam berkomunikasi membantu Anda menjaga kestabilan emosi dan energi fisik tetap terjaga hingga waktu berbuka puasa tiba.
(*Sr)
















