Tren Genre Horor di AS: Dari Katarsis Rasa Takut Hingga Jadi Mesin Cuan

"Genre horor kini tidak sekadar menjadi hiburan yang menakutkan, tetapi juga menjadi katarsis psikologis dan mesin pertumbuhan ekonomi baru di Amerika Serikat."
Genre horor kini tidak sekadar menjadi hiburan yang menakutkan, tetapi juga menjadi katarsis psikologis dan mesin pertumbuhan ekonomi baru di Amerika Serikat. (Dok. Ist)

Sejarah membuktikan, ketika kondisi dunia terasa semakin menakutkan, genre ini justru meraup kesuksesan besar.

Sentilan terhadap isu sosial juga menjadi nyawa dalam karya terbaru Tynion berjudul “Exquisite Corpses” yang digarap bersama seniman visual asal Kanada, Michael Walsh.

Komik yang membayangkan dunia distopia ini menceritakan 13 keluarga terkaya yang bertarung sampai mati demi menguasai negara.

Kisah yang telah terjual setengah juta eksemplar ini dianggap sebagai cerminan kondisi modern di mana masyarakat biasa sering kali menjadi korban dan terjebak di tengah konflik para penguasa.

Kini, kesuksesan komik horor telah membuka pintu ekspansi ke berbagai media hiburan lainnya.

Setelah mendirikan studio independen bernama Tiny Onion, karya-karya Tynion mulai dilirik oleh raksasa Hollywood.

Salah satunya adalah Blumhouse yang tengah mengadaptasi “Something is Killing the Children” untuk diangkat ke layar kaca.

Membaca atau menonton kisah horor rupanya tak lagi sekadar uji nyali, melainkan sudah menjadi gaya hidup dan cara masyarakat modern berdamai dengan ketakutan di dunia nyata.

Baca Juga: Belajar Arti Ketulusan, Ini 5 Hal Hangat dari Potret Kekeluargaan di Film The Impossible

(Mira)