Tren Genre Horor di AS: Dari Katarsis Rasa Takut Hingga Jadi Mesin Cuan

"Genre horor kini tidak sekadar menjadi hiburan yang menakutkan, tetapi juga menjadi katarsis psikologis dan mesin pertumbuhan ekonomi baru di Amerika Serikat."
Genre horor kini tidak sekadar menjadi hiburan yang menakutkan, tetapi juga menjadi katarsis psikologis dan mesin pertumbuhan ekonomi baru di Amerika Serikat. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Siapa sangka rasa takut bisa mendatangkan keuntungan finansial yang luar biasa? Di tengah meningkatnya kecemasan global akibat berbagai krisis, genre horor justru menemukan momentum emasnya.

Setelah sukses mendominasi layar lebar, televisi, dan video game, horor kini menjelma menjadi mesin pertumbuhan baru di industri komik Amerika Serikat.

Salah satu sosok kunci di balik tren ini adalah James Tynion IV, seorang penulis asal New York yang berhasil menjual sekitar lima juta kopi seri komik “Something is Killing the Children” sejak debutnya pada tahun 2019.

Komik ini menceritakan petualangan Erica Slaughter, sosok misterius yang memburu monster tak kasatmata yang meneror anak-anak di sebuah kota kecil.

Baca Juga: Tegang Namun Penuh Makna, Ini 4 Momen Berharga tentang Keluarga di Film Crawl

Kesuksesan Tynion tidak berhenti di situ.

Ia terus melahirkan karya-karya best seller seperti “The House on the Lake” dan “The Department of Truth” yang kental dengan isu kelangsungan hidup serta teori konspirasi.

Rentetan karya ini sukses mengukuhkan namanya sebagai salah satu kreator komik independen terlaris.

Secara psikologis, mengapa orang justru mencari cerita seram saat dunia nyata sedang tidak baik-baik saja? Tynion menyebutkan bahwa horor berfungsi sebagai katup pelepas tekanan atau catharsis bagi penikmatnya.

“Horor memungkinkan Anda membicarakan apa yang Anda takuti di masyarakat dan dalam diri sendiri, lalu meningkatkannya ke tingkat ekstrem,” ungkap pria berusia 38 tahun tersebut.

Cerita horor, mulai dari serial “Stranger Things” hingga gameResident Evil“, memberikan semacam cermin psikologis yang menenangkan.

Kekuatan utama horor terletak pada kemampuannya mempersonifikasikan masalah sosial yang rumit menjadi wujud monster yang bisa dilihat dan pada akhirnya bisa dikalahkan.