Nasional  

Modernisasi Alutsista, TNI AL Pesan Empat Pesawat Turboprop A-VIATOR dari Italia

Pesawat turboprop bermesin ganda A-VIATOR AP.68TP-600 produksi Vulcanair yang akan digunakan TNI AL. (Dok. Ist)
Pesawat turboprop bermesin ganda A-VIATOR AP.68TP-600 produksi Vulcanair yang akan digunakan TNI AL. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, NAPLES – Pabrikan pesawat asal Italia, Vulcanair Aircraft, resmi memulai produksi empat unit pesawat turboprop bermesin ganda A-VIATOR (AP.68TP-600) untuk TNI Angkatan Laut (TNI AL).

Baca Juga: Era Baru Perang Modern, AS Angkut Reaktor Nuklir Portabel Ward 250 via Pesawat C-17

Proses produksi ini dilakukan di fasilitas Casoria, Naples, Italia, setelah kontrak kerja sama resmi berlaku efektif sejak 29 Januari 2026.

Kesepakatan yang ditandatangani pada Desember 2023 ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Pertahanan RI dalam memodernisasi armada penerbangan TNI AL.

Selain pengadaan unit pesawat, kontrak tersebut mencakup layanan pelatihan pilot, perawatan, serta penyediaan simulator penerbangan yang disesuaikan untuk kebutuhan operasional.

Pesawat A-VIATOR AP-68TP-600 dipilih karena dinilai sebagai platform modern yang hemat biaya untuk berbagai profil misi.

Pesawat ini nantinya akan memperkuat armada sayap tetap TNI AL yang saat ini masih terbatas, menjalankan peran mulai dari pelatihan penerbangan, transportasi, hingga pengintaian maritim (ISR).

Secara spesifikasi, A-VIATOR ditenagai oleh dua mesin turboprop Rolls-Royce 250-B17/F dengan kecepatan jelajah maksimum mencapai 396 km/jam.

Pesawat non-pressurized ini memiliki kemampuan lepas landas dari landasan pacu pendek dan mampu menampung hingga 11 penumpang termasuk kru.

Baca Juga: Simbol Supremasi Data Kelautan, TNI AL Resmikan KRI Canopus-936 di Jerman

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat cakupan pengawasan udara di wilayah maritim Indonesia yang luas, mengingat armada pesawat sayap tetap TNI AL saat ini didominasi oleh jenis seperti CASA C-212 Aviocar dan CN-235.

Meski produksi telah dimulai, pihak Vulcanair belum merilis jadwal resmi pengiriman keempat pesawat tersebut ke Indonesia.

(FR)