4. Berikan Apresiasi dan Pujian Tulus
Anda harus memberikan apresiasi setiap kali anak berhasil menahan lapar dalam durasi tertentu. Pujian verbal atau pelukan hangat jauh lebih bermakna daripada sekadar hadiah materi. Katakan bahwa Anda bangga atas usaha dan kejujuran mereka selama belajar berpuasa.
Apresiasi positif membangun kepercayaan diri anak untuk mencoba tantangan yang lebih besar esok hari. Fokuslah pada proses dan usaha anak, bukan hanya pada hasil akhirnya.
5. Pastikan Nutrisi Saat Sahur Terpenuhi
Anda wajib memperhatikan asupan nutrisi anak agar energi mereka tetap terjaga seharian. Berikan makanan tinggi protein dan serat yang membantu rasa kenyang bertahan lebih lama. Pastikan anak meminum air putih yang cukup untuk menghindari dehidrasi saat mereka tetap aktif bermain.
Baca Juga: Tips Sahur Hari Pertama Agar Tetap Bertenaga
Nutrisi yang tepat mencegah anak menjadi rewel atau sakit selama masa belajar berpuasa. Pantau terus kondisi fisik mereka dan jangan ragu meminta mereka berbuka jika terlihat sangat lemas.
6. Jadilah Teladan yang Menyenangkan
Anda harus menunjukkan sikap yang ceria dan tetap produktif saat Anda sendiri sedang berpuasa. Anak adalah peniru ulung yang akan melihat bagaimana orang tuanya bersikap selama Ramadan. Jika Anda terlihat sering mengeluh lapar atau malas-malasan, anak akan menganggap puasa sebagai hal yang memberatkan.
Tunjukkan bahwa puasa justru membuat Anda lebih sabar dan gemar berbagi kepada sesama. Teladan nyata adalah guru terbaik bagi karakter anak di masa depan.
(*Sr)











