4. Gunakan Aromaterapi yang Menyegarkan
Anda harus memanfaatkan kekuatan indra penciuman dengan menggunakan minyak esensial beraroma lemon, pepermint, atau rosemary di area kerja. Aroma sitrus dan mint memiliki efek stimulasi pada sistem limbik otak yang dapat meningkatkan fokus serta memberikan sensasi kesegaran instan.
Strategi non-konsumsi ini sangat efektif untuk menjaga kewaspadaan tanpa mengganggu puasa, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman bagi Anda.
Baca Juga: Jelang Sahur Perdana, Harga Cabai Keriting di Pasar Flamboyan Tembus Rp80 Ribu
5. Atur Pencahayaan Ruangan Secara Maksimal
Anda wajib mencari paparan cahaya matahari alami atau memaksimalkan pencahayaan di dalam ruangan untuk menekan produksi hormon melatonin di siang hari. Cahaya yang terang memberikan sinyal kepada jam biologis tubuh bahwa saat ini adalah waktu untuk beraktivitas penuh, bukan untuk beristirahat.
Pastikan area kerja Anda mendapatkan sirkulasi udara dan cahaya yang cukup agar ritme sirkadian Anda tetap terjaga dengan baik selama bulan Ramadan.
6. Kelola Skala Prioritas Pekerjaan
Anda harus menempatkan tugas-tugas yang membutuhkan ketelitian tinggi di pagi hari saat energi Anda masih berada pada level puncak. Alihkan pekerjaan yang bersifat administratif atau rutin ke siang hari di mana tingkat fokus biasanya mulai menurun drastis.
Dengan mengatur strategi beban kerja berdasarkan ketersediaan energi, Anda tetap dapat mencapai target harian tanpa harus merasa kelelahan yang berlebihan di akhir jam kantor.
(*Sr)












