Baca Juga: Suasana Tarawih Malam Pertama, Jamaah Muhammadiyah Pontianak Mulai Puasa 2026
“Kegiatan pembagian takjil ini bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga sarana mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir untuk melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat dengan pendekatan yang humanis,” terang Bambang.
Bambang menilai, interaksi langsung di lapangan semacam ini krusial untuk memastikan situasi keamanan di wilayah Kalimantan Barat tetap kondusif. Ia menekankan bahwa pendekatan lewat pembagian takjil diharapkan bisa memancing kewaspadaan warga secara alami selama Ramadhan.
Baca Juga: NU Tidak Pernah Sepi Konflik, Tapi Selalu Penuh Jamaah
(Reni)
















