Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Menyambut datangnya bulan suci, umat Muslim di seluruh dunia sering kali saling memberikan sapaan hangat.
Dua ungkapan bahasa Arab yang paling populer dan sering menghiasi linimasa media sosial maupun pesan singkat adalah Ramadan Mubarak dan Ramadan Kareem.
Meski sering diucapkan bergantian, tahukah Anda bahwa keduanya memiliki nuansa makna yang berbeda?
Seorang pakar bahasa yang berbasis di Dubai, Khaled Boudemagh, menjelaskan bahwa sapaan saat bulan puasa sebenarnya sangat bervariasi, tergantung pada budaya dan kebiasaan di masing-masing negara.
Baca Juga: Wali Kota Pontianak Ajak ASN Jadikan Ramadan Momentum Introspeksi dan Hijrah Diri
Di Prancis, misalnya, masyarakat cukup mengucapkan Bon Ramadan yang berarti ‘Selamat Ramadan’. Namun, secara global, dua frasa berbahasa Arab tadi tetap menjadi primadona.
Makna Ramadan Mubarak
Ungkapan Ramadan Mubarak secara harfiah dapat diartikan sebagai “Ramadan yang diberkati”. Frasa ini bersifat lebih formal dan mengandung doa yang mendalam agar orang yang disapa mendapatkan bulan yang penuh berkah, limpahan rahmat, pengampunan, serta peningkatan keimanan. Meski sangat pas diucapkan pada awal mula puasa, sapaan hangat ini tetap relevan digunakan sepanjang bulan.
Makna Ramadan Kareem
Sementara itu, Ramadan Kareem memiliki arti “Ramadan yang murah hati”.
















