Polres Mempawah Groundcheck Titik Hotspot Karhutla di Desa Anjungan Dalam

Polres Mempawah lakukan groundcheck titik hotspot Karhutla di Desa Anjungan Dalam.
Polres Mempawah lakukan groundcheck titik hotspot Karhutla di Desa Anjungan Dalam. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, MEMPAWAH – Kebakaran hutan dan lahanJajaran Polres Mempawah bersama Polsek Anjongan dan Polsek Mempawah Timur melakukan pengecekan lapangan (groundcheck) terhadap titik panas atau hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pengecekan dilakukan di wilayah Pal 10, Desa Anjungan Dalam, Kecamatan Anjongan, Kabupaten Mempawah, Selasa (17/2/2026).

Baca Juga: Karhutla Desa Galang Mempawah Kembali Muncul, Petugas Terkendala Minimnya Sumber Air

Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB ini melibatkan 22 personel gabungan di bawah pimpinan Kapolres Mempawah Jonathan David Harianthono.

Langkah ini diambil setelah satelit SNPP NASA melalui aplikasi Lancang Kuning mendeteksi adanya titik panas di lokasi tersebut.

Kapolres Mempawah Jonathan David Harianthono, melalui Kapolsek Anjongan Andrianto, menyatakan bahwa pihak kepolisian segera bertindak setelah data satelit muncul.

Upaya ini bertujuan untuk memastikan apakah titik panas tersebut merupakan kebakaran aktif yang memerlukan penanganan darurat.

“Begitu kami menerima informasi adanya titik panas yang terdeteksi satelit di Pal 10 Desa Anjungan Dalam, kami langsung menurunkan personel gabungan untuk memastikan kondisi di lapangan,” ungkap Andrianto.

Kebakaran di Lahan Gambut Seluas 10 Hektare

Saat tiba di lokasi, petugas menemukan bahwa api di permukaan tanah sebagian besar telah padam.

Namun, asap tebal masih terus keluar dari bawah permukaan tanah, yang mengindikasikan api masih merambat di dalam lapisan gambut.

Vegetasi yang terbakar di area tersebut didominasi oleh padang ilalang dan pakis.