Lifestyle  

Jenis Buah Pencegah Dehidrasi Selama Puasa Ramadan

Semangka mengandung sitrulin, asam amino yang membantu mengurangi nyeri otot dan meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh. (Dok. Ist)
Semangka mengandung sitrulin, asam amino yang membantu mengurangi nyeri otot dan meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Mengonsumsi air mineral saja sering kali tidak cukup untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh jika Anda tidak mengimbanginya dengan asupan elektrolit yang tepat. Buah-buahan dengan kandungan air tinggi tidak hanya memberikan cairan, tetapi juga membawa mineral penting seperti kalium dan magnesium yang mengikat air di dalam jaringan otot.

Anda harus memilih jenis buah yang tepat saat sahur dan berbuka agar tubuh memiliki cadangan hidrasi yang lebih tahan lama menghadapi cuaca panas dan aktivitas padat.

Berikut adalah daftar buah fungsional yang wajib Anda konsumsi untuk menjaga hidrasi seluler:

Baca Juga: Strategi Mengatur Keuangan Saat Ramadan Agar Hemat

1. Semangka: Sumber Likopen dan Cairan Melimpah

Anda wajib memasukkan semangka ke dalam menu berbuka karena buah ini mengandung sekitar 92% air serta senyawa likopen yang berfungsi sebagai antioksidan. Semangka mengandung sitrulin, asam amino yang membantu mengurangi nyeri otot dan meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh.

Mengonsumsi semangka saat berbuka memberikan efek hidrasi instan yang mendinginkan suhu internal tubuh Anda setelah belasan jam menahan dahaga.

2. Jeruk: Penyeimbang Elektrolit dan Vitamin C

Anda harus mengonsumsi jeruk untuk mendapatkan asupan kalium yang berperan penting dalam mengatur detak jantung dan kontraksi otot saat berpuasa. Kandungan vitamin C yang tinggi di dalamnya juga memperkuat sistem imun tubuh agar Anda tidak mudah jatuh sakit akibat perubahan cuaca yang ekstrem.

Jeruk membantu menjaga pH tubuh tetap seimbang, sehingga Anda terhindar dari rasa lemas yang biasanya muncul akibat ketidakseimbangan elektrolit di siang hari.

3. Mentimun: Hidrasi Alami dengan Kalori Rendah

Meskipun sering Anda anggap sebagai sayuran, mentimun adalah buah dengan kadar air mencapai 95% yang sangat efektif untuk mendetoksifikasi tubuh. Anda wajib mengonsumsi mentimun saat sahur karena kandungan silika di dalamnya membantu menjaga kesehatan jaringan ikat dan kelembapan kulit dari dalam.

Mentimun juga memiliki indeks glikemik yang rendah, sehingga aman bagi Anda yang ingin menjaga kadar gula darah tetap stabil selama menjalankan ibadah puasa.