BI Kalbar Siapkan Rp3,6 Triliun untuk Penukaran Uang Jelang Idulfitri, Wajib Akses Aplikasi PINTAR

"Kepala Perwakilan BI Kalbar, Donk Septadijaya, menyebut kuota penukaran uang pada SERAMBI 2026 naik menjadi Rp3,6 triliun. Masyarakat diimbau mendaftar via aplikasi PINTAR."
Kepala Perwakilan BI Kalbar, Doni Septadijaya, menyebut kuota penukaran uang pada SERAMBI 2026 naik menjadi Rp3,6 triliun. Masyarakat diimbau mendaftar via aplikasi PINTAR. (Dok. Mira/Faktakalbar.id)

Lebih lanjut mengenai penukaran uang rupiah, Doni memaparkan bahwa BI meningkatkan kuota penyediaan uang tunai untuk wilayah Kalimantan Barat secara signifikan dibanding tahun sebelumnya.

“Dari 2,6 jadi 3,6 triliun,” tegasnya.

Peningkatan kuota tersebut merupakan langkah BI dalam merespons tingginya permintaan uang cetakan baru yang telah menjadi tradisi masyarakat setiap menjelang hari raya.

“Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terkait uang yang layak edar misalkan biasanya tiap hari raya kebesaran agama bagi-bagi uang kan kepada keluarga dan lain-lain dan uang itu harus bagus, dan itu kami menyediakan supaya kebutuhan tersebut terpenuhi untuk masyarakat Kalimantan Barat,” jelasnya.

Untuk sistem penukaran, BI kini mengarahkan masyarakat untuk melakukan pendaftaran secara digital agar distribusi lebih teratur.

Sebanyak puluhan bank telah dikerahkan untuk melayani penukaran uang yang titik lokasinya terintegrasi dalam satu sistem.

“Untuk penukaran uang rupiah di periode SERAMBI ini kami menyediakan aplikasi pintar, bisa diakses melalui website sehingga masyarakat tau kapan dia harus menukar dan di bank mana bisa memilih, sehingga pelayanan bisa lebih baik kepada masyarakat,” kata Donk. “37 perbankan semuanya melakukan pelayanan penukaran nanti di mana lokasi penukarannya ada di aplikasi Pintar, masyarakat tinggal akses dari situ saja.”

Merespons pertanyaan mengenai masyarakat yang mungkin mengalami kendala teknologi atau gagap teknologi (gaptek) dalam mengakses aplikasi PINTAR, pihak BI menjanjikan pendampingan di lokasi.

“Datang nanti kita bantu,” pungkasnya singkat.

Baca Juga: Tekan Laju Inflasi Daerah, Pemprov Kalbar dan BI Gelar Pasar Murah di SERAMBI 2026

(Mira)