4. Konsumsi Protein saat Sahur dan Berbuka
Anda harus mengonsumsi makanan tinggi protein seperti dada ayam, telur, atau kacang-kacangan untuk melindungi jaringan otot Anda. Protein berfungsi memperbaiki sel-sel tubuh yang bekerja selama Anda berolahraga.
Jika Anda kurang mengonsumsi protein, tubuh justru akan memecah massa otot untuk dijadikan energi, yang berakibat pada penurunan kekuatan fisik dan tampilan tubuh yang terlihat kurang segar.
5. Segera Berhenti Jika Muncul Gejala Lemas
Anda wajib mendengarkan sinyal yang diberikan oleh tubuh Anda sendiri. Jika Anda merasakan pusing yang hebat, mata berkunang-kunang, atau sesak napas saat berolahraga, segera hentikan aktivitas tersebut. Jangan memaksakan diri mencapai target latihan jika kondisi fisik sedang menurun.
Baca Juga: Saat Puasa Ramadan dan Pra Paskah Berjalan Beriringan dalam Harmoni
Kesehatan tetap menjadi prioritas utama agar Anda bisa menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah puasa dengan sempurna.
6. Manfaatkan Waktu Setelah Tarawih
Jika Anda ingin melakukan olahraga dengan intensitas yang lebih tinggi, lakukanlah setelah melaksanakan salat tarawih. Pada waktu ini, tubuh Anda sudah mendapatkan energi dari makanan berbuka dan cairan yang cukup.
Berolahraga di malam hari memungkinkan Anda berlatih lebih keras karena Anda bisa langsung minum kapan pun Anda merasa haus, sehingga risiko cedera akibat kelelahan bisa Anda minimalisir.
(*Sr)
















