Mengenakan pakaian terbaik dan terbersih adalah sunnah yang dianjurkan saat menghadap Ilahi. Jika perlu, siapkan outfit ibadah ini sejak sore hari agar Anda tidak terburu-buru.
3. Luruskan Niat dan Mindset
Terkadang, tarawih perdana hanya dimaknai sebagai euphoria atau sekadar ikut meramaikan masjid.
Cobalah untuk menata hati kembali.
Tanamkan niat bahwa tarawih ini adalah bentuk syukur karena masih dipertemukan dengan bulan Ramadan.
Dengan mindset yang benar, rasa lelah saat berdiri lama tidak akan terasa berat karena hati merasa tenang.
4. Datang Lebih Awal untuk Posisi Terbaik
Sudah menjadi rahasia umum bahwa saf salat tarawih di malam pertama akan sangat penuh.
Jika Anda datang pas-pasan atau terlambat, kemungkinan besar Anda akan mendapatkan tempat di halaman luar atau area yang kurang nyaman.
Datanglah sebelum waktu Isya, lakukan salat sunnah tahiyatul masjid, dan berzikir sembari menunggu waktu start dimulainya ibadah.
Persiapan yang matang akan membuat ibadah tarawih perdana Anda terasa lebih spesial dan khusyuk. Selamat menyambut bulan suci Ramadan!
Baca Juga: Cap Go Meh 2026 Bertepatan Ramadhan: Naga Wajib Berhenti Saat Adzan, Karnaval Usai Tarawih
(Mira)
















