Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Tahun 2026 menjadi tahun yang istimewa bagi kerukunan umat beragama, khususnya di Kalimantan Barat yang dikenal majemuk.
Ada pemandangan yang menyejukkan hati ketika dua momentum spiritual besar bertemu di waktu yang hampir bersamaan.
Tepat pada pertengahan Februari ini, umat Islam mulai menunaikan ibadah puasa Ramadan.
Di saat yang sama, umat Katolik juga memasuki masa Pra Paskah yang ditandai dengan Rabu Abu (Ash Wednesday), memulai masa pantang dan puasa selama 40 hari menjelang Paskah.
Meskipun tata cara dan syariatnya berbeda, esensi yang dirasakan begitu mirip: menahan diri.
Jika saudara Muslim menahan lapar, dahaga, dan hawa nafsu dari terbit fajar hingga terbenam matahari, saudara Katolik menjalankan pantang dan puasa (makan kenyang hanya satu kali sehari) sebagai bentuk pertobatan dan solidaritas.
Fenomena “puasa barengan” ini menciptakan atmosfer kota yang begitu syahdu.
Warung-warung makan mungkin akan lebih sepi di siang hari bukan karena paksaan, melainkan karena kesadaran kolektif untuk saling menghormati.
















