Rela Antre Sejak Subuh, Warga Minta Gubernur Kalbar Turunkan Harga Sembako di Pasar Murah

"Warga Pontianak rela mengantre berjam-jam sejak subuh demi tebus sembako di pasar murah SERAMBI 2026. Mereka bahkan kompak menawar langsung ke Gubernur agar harga paket diturunkan."
Warga Pontianak rela mengantre berjam-jam sejak subuh demi tebus sembako di pasar murah SERAMBI 2026. Mereka bahkan kompak menawar langsung ke Gubernur agar harga paket diturunkan. (Dok. Mira/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Tingginya harga kebutuhan pokok membuat masyarakat Kota Pontianak rela mengantre berjam-jam demi menebus sembako pada gelaran pasar murah Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) serta National Halal Fair (NHF) 2026 di halaman Masjid Mujahidin, Kamis, (19/2/2026).

Kondisi antrean yang mengular sudah terlihat sejak pagi buta.

Mia (37), salah satu warga yang ikut berdesakan, mengaku sudah berada di lokasi jauh sebelum matahari terbit untuk memastikan dirinya mendapat jatah.

“Dari jam 5 subuh (mengantre). Saya (dapat kupon) langsung di sini,” ungkapnya singkat.

Baca Juga: Tekan Laju Inflasi Daerah, Pemprov Kalbar dan BI Gelar Pasar Murah di SERAMBI 2026

Kelelahan akibat menunggu juga dirasakan oleh Santi (47), warga kawasan Tanjung Raya (Tanrai) Dua, Pontianak Timur.

Santi tiba di lokasi sedikit lebih siang setelah sebelumnya harus pergi ke pasar lain.