Polda Kalbar Ajak Masyarakat Jaga Toleransi di Tengah Imlek dan Ramadhan 2026

Polda Kalbar siagakan personel Operasi Liong Kapuas untuk amankan Imlek dan Ramadhan 2026.
Polda Kalbar siagakan personel Operasi Liong Kapuas untuk amankan Imlek dan Ramadhan 2026. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Ini adalah momen yang indah di mana perayaan Imlek bertemu dengan bulan suci Ramadan. Saya menghimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga harmonisasi dan toleransi. Mari kita tunjukkan bahwa Kalimantan Barat adalah rumah yang aman dan damai bagi semua,” ungkap Rubi Sugianto.

Dalam mendukung aspek sosial ini, kepolisian juga mengaktifkan sub-satgas khusus yang bertugas melakukan patroli dialogis.

Tujuannya adalah membangun komunikasi yang baik dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat guna mencegah potensi gesekan sekecil apa pun.

Baca Juga: Jamin Kondusivitas, Polda Kalbar Minta Masyarakat Tak Terpengaruh Hoaks Jelang Imlek

Kolaborasi untuk Keamanan Bersama

Melalui strategi Pengamanan Imlek dan Ramadhan 2026, Polda Kalbar memastikan bahwa setiap perayaan keagamaan mendapatkan porsi pengawasan yang setara.

Kasatgas Humas Polda Kalbar, Prinanto, mengingatkan bahwa kedamaian wilayah adalah tanggung jawab kolektif.

“Polda Kalbar hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman. Namun, keamanan yang hakiki adalah hasil kolaborasi antara petugas dan warga. Kami meminta masyarakat untuk tidak segan melaporkan hal-hal yang mencurigakan dan tetap mengedepankan sikap saling menghargai antarumat beragama,” tegas Prinanto.

Polda Kalbar berharap semangat toleransi ini tidak hanya bertahan selama masa operasi, tetapi menjadi landasan kuat bagi kerukunan jangka panjang di Kalimantan Barat.

Dengan pengamanan yang humanis, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan tahun ini berjalan lancar dan penuh khidmat.

(*Red)