Pesona Little Chongqing, Wajah Baru Kota Singkawang Jelang Imlek 2577

Ribuan warga saksikan pesta kembang api dan dekorasi kota yang meriah. (Dok. Ist)
Ribuan warga saksikan pesta kembang api dan dekorasi kota yang meriah. (Dok. Ist)

Filosofi Tahun Kuda Api: Kerja Keras dan Kompetisi

Tjhai Chui Mie memaparkan bahwa perayaan kali ini mengusung filosofi Tahun Kuda Api. Menurutnya, tahun ini melambangkan energi besar, kerja keras, serta semangat kompetisi yang sehat dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga: Resmi Dimulai, Wali Kota Singkawang Buka Rangkaian Budaya Imlek dan Cap Go Meh

Ia mengajak warga untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana introspeksi diri atas pencapaian di tahun sebelumnya.

“Dengan semangat kuda yang luar biasa, kita juga harus bersemangat dan terus introspeksi diri dari apa yang sudah kita perbuat di tahun lalu. Mana yang harus ditingkatkan dan mana yang belum dicapai, mari kita wujudkan di tahun ini. Tahun kuda ini penuh persaingan dan kerja keras untuk mewujudkan impian,” tambahnya.

Selain persiapan Imlek, pemerintah kota juga menyelaraskan agenda dengan persiapan Ramadhan Fair. Hal ini menunjukkan harmoni keberagaman di Singkawang tetap menjadi prioritas utama.

Melalui Perayaan Imlek 2577 di Singkawang, diharapkan sektor pariwisata daerah meningkat dan memberikan dampak ekonomi positif bagi pelaku usaha lokal.

(Natash)