“Tahun ini terasa istimewa. Ramadhan hadir berdekatan dengan perayaan Imlek. Di kota lain mungkin ini hanya kebetulan waktu, tetapi di Singkawang ini adalah pesan bahwa keberagaman bukan ancaman, melainkan kekuatan,” ungkapnya disambut tepuk tangan meriah.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Panitia Ramadan Fair bersama Pemkot Singkawang ini berlangsung dengan tertib dan khidmat.
Ribuan obor yang mengular di jalanan kota menjadi saksi bahwa di Singkawang, perbedaan keyakinan justru menjadi perekat yang mendamaikan.
(FR)
















