Imlek dan Jelang Ramadan Beriringan, Ribuan Obor Terangi Langit Singkawang

Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin memberikan sambutan pada pelepasan Pawai Obor menyambut Ramadan 1447 H didampingi Wali Kota Tjhai Chui Mie yang mengenakan kerudung putih. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin memberikan sambutan pada pelepasan Pawai Obor menyambut Ramadan 1447 H didampingi Wali Kota Tjhai Chui Mie yang mengenakan kerudung putih. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, SINGKAWANG – Keindahan toleransi kembali terpancar dari Kota Singkawang.

Hanya berselang beberapa waktu dari perayaan Tahun Baru Imlek, ribuan masyarakat tumpah ruah mengikuti Pawai Obor untuk menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.

Baca Juga: Sambut Imlek 2577, Tjhai Chui Mie: Singkawang Rumah Besar Toleransi, Lampion dan Bedug Berdampingan

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Mess Daerah Singkawang ini dilepas langsung oleh Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, bersama Wakil Wali Kota, Muhammadin, Senin (16/2/2026).

Suasana malam itu terasa istimewa dan penuh kehangatan. Wali Kota Tjhai Chui Mie tampak hadir mengenakan busana tertutup berwarna putih, berdiri berdampingan dengan Wakil Wali Kota Muhammadin, Sekretaris Daerah, Kapolres Singkawang, Kepala Kantor Kementerian Agama, serta jajaran Forkopimda dan tokoh lintas agama.

Kehadiran para pemimpin daerah ini menyimbolkan dukungan penuh terhadap seluruh umat beragama di Kota Seribu Kelenteng tersebut.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Muhammadin menegaskan bahwa pawai ini bukan sekadar tradisi arak-arakan.

Ia mengajak masyarakat memaknai nyala api obor sebagai refleksi diri sebelum memasuki bulan puasa.

“Cahaya obor yang kita bawa bukan sekadar api yang menyala, tetapi simbol semangat, simbol iman, simbol kebersamaan kita menyambut Bulan Suci Ramadhan. Obor ini mengingatkan kita bahwa sebelum memasuki bulan penuh ampunan, kita harus terlebih dahulu menyalakan cahaya dalam hati, membersihkan diri, memperbaiki niat, dan menguatkan persaudaraan,” ujarnya di hadapan peserta pawai.

Lebih lanjut, Muhammadin menyoroti momentum langka pada tahun 2026 ini, di mana awal Ramadan hadir sangat berdekatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek.

Baca Juga: Menebar Sukacita, Tjhai Chui Mie Bagikan Paket Imlek di Singkawang Tengah

Menurutnya, fenomena ini di Singkawang tidak dipandang sebagai sekadar kebetulan kalender, melainkan sebuah pesan ilahiah tentang persatuan.