Hadirkan Rindu Bukan Paksaan, Ini 5 Tips Agar Hati Ringan Melangkah Tarawih

"Jaga konsistensi ibadah tanpa rasa terbebani. Simak 5 tips membangun kesadaran dan kerinduan agar langkah kaki ringan menuju tarawih di bulan Ramadan."
Jaga konsistensi ibadah tanpa rasa terbebani. Simak 5 tips membangun kesadaran dan kerinduan agar langkah kaki ringan menuju tarawih di bulan Ramadan. (Dok. Ist)

Kenyamanan adalah faktor pendukung yang penting.

Setiap orang memiliki preferensi masing-masing; ada yang lebih khusyuk di masjid dengan bacaan imam yang syahdu nan panjang, ada pula yang lebih tenang di masjid dengan tempo sedang.

Pilihlah masjid yang membuat hati Anda “klik” dan tenang, sehingga Anda tidak merasa terburu-buru ingin selesai.

4. Ajak Lingkungan yang Positif

Beribadah bersama teman atau keluarga bisa menjadi support system yang ampuh.

Ajaklah sahabat atau pasangan untuk saling mengingatkan dengan cara yang santai.

Kehadiran orang terdekat bisa mengubah suasana ibadah menjadi momen kebersamaan yang hangat dan menyenangkan, bukan lagi rutinitas yang kaku.

5. Tanamkan Rasa “Rindu” akan Waktu yang Singkat

Ramadan adalah tamu yang singgah sebentar.

Tanamkan dalam hati bahwa bisa jadi ini adalah kesempatan terakhir kita menikmati sujud di malam-malam Ramadan.

Dengan mengingat betapa berharganya waktu yang berjalan, kita akan lebih menghargai setiap rakaatnya.

Bukan karena takut dosa, tapi karena takut kehilangan momen indah ini.

Mari jadikan Ramadan kali ini lebih bermakna dengan kualitas ibadah yang lahir dari ketulusan hati, bukan sekadar formalitas.

Baca Juga: Suasana Tarawih Malam Pertama, Jamaah Muhammadiyah Pontianak Mulai Puasa 2026

(Mira)